Sabtu, 18 Oktober 2014

Prospek kerja lulusan sistem informasi

1. IT Support

Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu untuk melakukan implementasi, pemeliharaan, dan memperbaiki kerusakan minor sistem komputer secara berkala dengan memperhatikan aplikasi, sistem operasi, maupun perangkat keras sistem komputer, mampu mengimplementasikan dan memelihara jaringan komputer termasuk dilihat dari sisi keamanan pada segmen Local Area Network termasuk didalamnya konfigurasi router, switch, piranti nirkabel, atau piranti lain yang membutuhkan koneksi jaringan komputer lokal, Mampu melakukan instalasi perangkat pendukung rekord data harian dan memelihara rekord tersebut dan menyelesaikan permasalahan yang muncul pada rekord data, Mampu dalam membaca spesifikasi teknik peralatan komputer untuk kesesuaian dengan pengguna dan mampu melakukan diagnosa dan investigasi dalam menyelesaikan masalah sistem komputer, Mampu membuat dan memberikan materi pelatihan maupun prosedur pemakaian standar untuk pengguna dalam interaksinya dengan perangkat keras maupun perangkat lunak, Memiliki kemampuan dasar dalam instalasi, konfigurasi maupun pemeliharaan komputer server.

2. Perekayasa Perangkat Lunak (Software Engineer/Developer)

Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu dalam mendesain, mengembangkan dan melakukan tes pada perangkat lunak dan mampu melakukan analisa kebutuhan perangkat lunak didukung dengan perkembangan teknologi terkini.

3.  Pengembang Sistem Cerdas (Intelligence System developer)

Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu merancang sistem cerdas, Area pengembangan bidang sistem kecerdasan buatan, komputasi berkinerja tinggi, grafika komputer, system pendukung keputusan, bioinformatic, dll.

4. Perancang dan Pengembang Game (Game designer and developer)

Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu memahami konsep game design dan mendokumentasikan dalam GDD (Game Design Document). Memahami teknis pembuatan game, membuat produk game dan memahami proses kolaboratif pengembangan game.

5. Perekayasa Jaringan Komputer (Computer Network Engineer)

Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu menganalisis data pada jaringan untuk menentukan pemakaian jaringan, ketersediaan disk space, atau fungsi dari server. Melakukan konfigurasi dan menentukan parameter-parameter untuk keperluan instalasi, pengaturan keamanan dan hak akses atau testing dari LAN, WAN, atau peralatan jaringan lainnya. Mengevaluasi kinerja data pada LAN atau WAN untuk menjamin ketersediaan yang cukup atau cepat. Mengidentifikasi masalah dalam jaringan, atau untuk keperluan recovery dalam jaringan. Mampu menggunakan perangkat lunak dan peralatan testing. Melakukan instalasi perangkat keras baru atau sistem perangkat lunak atau komponen dan memastikan integrasinya dengan sistem jaringan yang ada. Profil ini mendukung arsitek dan penganalisis jaringan dalam melakukan pemodelan, analisa dan perencanaan jaringan komputer.

Prospek Kerja Lulusan Sistem Informasi :

1. Pengembang Aplikasi Perangkat Lunak (Application Developer)

Berperan dalam penyusunan spesifikasi dan perancangan, pembangunan, pengujiian, dan penerapan aplikasi perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman dan perangkat-perangkat pengembangan.

2. Analis Bisnis/Sistem (Business/System Analyst)

Berperan dalam merancang solusi TI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis. Lingkup pekerjaannya dapat mencakup klien eksternal maupun internal. Beberapa tugasnya adalah melakukan evaluasi model bisnis dan aliran data yang telah ada (existing), mendiskusikan hasil temuan dengan klien, dan merancang solusi TI yang lebih tepat dan sesuai.

3. Administrator Basis Data (Database Administrator or DBA)

Bertanggung jawab pada kinerja, integritas dan keamanan basis data. Peran Administrator Basis Data lainnya adalah termasuk perencanaan, pengembangan dan penyelesaian masalah (troubleshooting).

4. Manajer Sistem Informasi (Information Systems Manager)

Bertanggung jawab terhadap sistem informasi berbasis komputer dalam sebuah perusahaan, mengontrol instalasi, menjamin sistem cadangan (backup) beroperasi efektif, membeli perangkat keras dan lunak , menyediakan infrastruktur TIK untuk organisasi, dan berkontribusi pada kebijakan organisasi berkaitan dengan standar kualitas dan perencanaan strategis.

5. Konsultan Teknologi Informasi (IT Consultant )

Konsultan berperan untuk meningkatkan struktur dan efisiensi dalam sistem TI organisasi. Konsultan dapat menyediakan panduan strategis kepada organisasi berbasis teknologi informasi, infrastruktur TI dan penyediaan proses bisnis utama melalui pengembangan TI.

6. Staf Pendukung Teknis TI (IT Technical Support Officer)

Berperan dalam memonitor dan memelihara sistem komputer dan jaringan dari sebuah organisasi. Peran ini dapat melibatkan instalasi dan konfigurasi sistem komputer, diagnosis kesalahan atau kerusakan perangkat keras atau lunak, dan pemecahan masalah teknis dan aplikasi.

7.  Manajer Projek Sistem Informasi (IS Project Manager)

Bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan, eksekusi, dan penyelesaian sebuah projek sistem informasi. Di antara aktivitasnya adalah merencanakan projek, bekerja sama dengan pemangku kepentingan dan anggota tim lainnya, mengelola anggaran dan resiko, mengatur jadwal, dan mengelola konflik.

8. Manajer Konten Web (Web Content Staff/Manager)

Berperan pada perancangan antar muka pengguna pada perangkat lunak, meliputi penyiapan antar muka yang inovatif, ramah pengguna (user friendly), dan usable, dengan panduan, prinsip-prinsip, dan metode yang sesuai. Desainer juga memahami tren baru dalam menyediakan antar muka pengguna dengan penerapan teknologi baru.

9. Desainer Antar Muka Pengguna (User Interface Designer)

Bertanggungjawab untuk menyusun dan menyediakan konten untuk layanan sistem informasi baik berupa situs web, surat menyurat elektronik (email), maupun media komunikasi online lainnya (termasuk layanan media sosial)

10. Edukator (Educator)

Berperan dalam mengkaji, mengembangkan, dan mengajarkan pengetahuan, keterampilan, tradisi dan nilai-nilai keilmuan dan keprofesian kepada masyarakat. Dosen, guru, dan pelatih termasuk dalam peran ini.

11. Wirausahawan TI (IT Entrepreneur)

Berperan dalam memulai dan mengembangkan wirausaha di bidang yang berkaitan dengan sistem dan teknologi informasi untuk meningkatkan kondisi ekonomi, sosial, pendidikan dan lingkungan masyarakat.

Nah sekian prospek-prospek kerja dari lulusan Sistem Informasi dari sekian banyaknya prospek kerja lulusan SI, saya lebih memilih untuk bekerja sebagai System Analyst.

Sumber:  http://blog.ub.ac.id/pungkyfadhli/2013/10/15/prospek-kerja-lulusan-teknik-informatika-sistem-informasi/

Jumat, 02 Mei 2014

Kuis Kelima : Materi Perilaku Produsen

1.      Apa yang dimaksud dengan produsen dan sebutkan pengkaterorian produsen?

Jawab :
Produsen adalah organisasi/kelompok/orang yang menghasilkan suatu barang/jasa yang mempunyai nilai pakai dan nilai guna untuk dikonsumsi oleh konsumen. Orang yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan adalah konsumen.
 Kategori produsen adalah :
1.    Orang perorang
2.    Badan usaha
3.    Badan hukum
4.    Bukan badan hukum
2.      Apa yang dimaksud dengan perilaku produsen ?

Jawab :
Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha.
Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.
Pengusaha berbeda dengan pemilik bisnis kecil atau manajer. Bila hanya memiliki sebuah usaha dan hanya berusaha mencari keuntungan, maka orang itu barulah sebatas pemilik bisnis. Bila orang itu hanya mengatur karyawan dan menggunakan sumber daya perusahaan untuk usaha, maka orang itu disebut manajer. Pengusaha lebih dari keduanya. Pengusaha berusaha mendirikan perusahaan yang menguntungkan, mencari dan mengelola sumber daya untuk memulai suatu bisnis.
3.      Apa yang di maksud dengan fungsi produksi ?

Jawab :
Fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan (input) dengan keluaran (output). Misalkan kita memproduksi jeans. Dalam fungsi produksi, jeans itu bisa diproduksi dengan berbagai macam cara. Namun, output dapat tetap sama bila perubahan satu komposisi  diganti dengan komposisi yang lain. Misalnya penurunan jumlah mesin diganti dengan penambahan tenaga kerja.
4.      Apa yang di maksud dengan least cost combination ?

Jawab :
Least Cost Combination adalah menentukan kombinasi input mana yang memerluka biaya terendah apabila umlah produksi yang ingin dihasilkan telat ditentukan. ISoquat atau Isoproduct Curve adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara variable dengan tingkat output tertentu. Dalam hal ini pengusaha masih dapat menghemat biaya untuk menghasilkan produk tertentu selama nilai input yang digantikan atau disubstitusi masih lebih besar dari nilai input yang menggantikan atau yang mensubstitusi. Jadi, selama DX2.P2 > DX1.P1 maka penggantian DX2 oleh DX1 masih menguntungkan.
5.      Bagaimana cara mengoptimalkan produksi ?

Jawab :

Optimalisasi produksi adalah salah satu cara meningkatkan nilai dari suatu prodksi dengan pengarus variable. Cara mengoptimalkan produksi bisa dengan meningkatkan kualitas produksi, jumlah produksi, manfaat produksi, bentuk fisik produksi, dll. Konsep efisiensi dari aspek ekonomis dinamakan konsep efisiensi ekonomis atau efisiensi harga. Dalam teori ekonomi produksi, pada umumnya menggunakan konsep ini. Dipandang dari konsep efisiensi ekonomis, pemakaian faktor produksi dikatakan efisiensi apabila ia dapat menghasilkan keuntungan maksimum. Untuk menentukan tingkat produksi optimum menurut konsep efisiensi tidak cukup hanya dengan mengetahui fungsi produksi.