1. IT Support
Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu untuk
melakukan implementasi, pemeliharaan, dan memperbaiki kerusakan minor
sistem komputer secara berkala dengan memperhatikan aplikasi, sistem
operasi, maupun perangkat keras sistem komputer, mampu
mengimplementasikan dan memelihara jaringan komputer termasuk dilihat
dari sisi keamanan pada segmen Local Area Network termasuk didalamnya
konfigurasi router, switch, piranti nirkabel, atau piranti lain yang
membutuhkan koneksi jaringan komputer lokal, Mampu melakukan instalasi
perangkat pendukung rekord data harian dan memelihara rekord tersebut
dan menyelesaikan permasalahan yang muncul pada rekord data, Mampu dalam
membaca spesifikasi teknik peralatan komputer untuk kesesuaian dengan
pengguna dan mampu melakukan diagnosa dan investigasi dalam
menyelesaikan masalah sistem komputer, Mampu membuat dan memberikan
materi pelatihan maupun prosedur pemakaian standar untuk pengguna dalam
interaksinya dengan perangkat keras maupun perangkat lunak, Memiliki
kemampuan dasar dalam instalasi, konfigurasi maupun pemeliharaan
komputer server.
2. Perekayasa Perangkat Lunak (Software Engineer/Developer)
Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu dalam
mendesain, mengembangkan dan melakukan tes pada perangkat lunak dan
mampu melakukan analisa kebutuhan perangkat lunak didukung dengan
perkembangan teknologi terkini.
3. Pengembang Sistem Cerdas (Intelligence System developer)
Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang
mampu merancang sistem cerdas, Area pengembangan bidang sistem
kecerdasan buatan, komputasi berkinerja tinggi, grafika komputer, system
pendukung keputusan, bioinformatic, dll.
4. Perancang dan Pengembang Game (Game designer and developer)
Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang
mampu memahami konsep game design dan mendokumentasikan dalam GDD (Game
Design Document). Memahami teknis pembuatan game, membuat produk game
dan memahami proses kolaboratif pengembangan game.
5. Perekayasa Jaringan Komputer (Computer Network Engineer)
Adalah profil lulusan informatika dan komputer yang mampu
menganalisis data pada jaringan untuk menentukan pemakaian jaringan,
ketersediaan disk space, atau fungsi dari server. Melakukan konfigurasi
dan menentukan parameter-parameter untuk keperluan instalasi, pengaturan
keamanan dan hak akses atau testing dari LAN, WAN, atau peralatan
jaringan lainnya. Mengevaluasi kinerja data pada LAN atau WAN untuk
menjamin ketersediaan yang cukup atau cepat. Mengidentifikasi masalah
dalam jaringan, atau untuk keperluan recovery dalam jaringan. Mampu
menggunakan perangkat lunak dan peralatan testing. Melakukan instalasi
perangkat keras baru atau sistem perangkat lunak atau komponen dan
memastikan integrasinya dengan sistem jaringan yang ada. Profil ini
mendukung arsitek dan penganalisis jaringan dalam melakukan pemodelan,
analisa dan perencanaan jaringan komputer.
Prospek Kerja Lulusan Sistem Informasi :
1. Pengembang Aplikasi Perangkat Lunak (Application Developer)
Berperan dalam penyusunan spesifikasi dan perancangan, pembangunan,
pengujiian, dan penerapan aplikasi perangkat lunak menggunakan bahasa
pemrograman dan perangkat-perangkat pengembangan.
2. Analis Bisnis/Sistem (Business/System Analyst)
Berperan dalam merancang solusi TI untuk meningkatkan produktivitas
dan efisiensi bisnis. Lingkup pekerjaannya dapat mencakup klien
eksternal maupun internal. Beberapa tugasnya adalah melakukan evaluasi
model bisnis dan aliran data yang telah ada (existing), mendiskusikan
hasil temuan dengan klien, dan merancang solusi TI yang lebih tepat dan
sesuai.
3. Administrator Basis Data (Database Administrator or DBA)
Bertanggung jawab pada kinerja, integritas dan keamanan basis data.
Peran Administrator Basis Data lainnya adalah termasuk perencanaan,
pengembangan dan penyelesaian masalah (troubleshooting).
4. Manajer Sistem Informasi (Information Systems Manager)
Bertanggung jawab terhadap sistem informasi berbasis komputer dalam
sebuah perusahaan, mengontrol instalasi, menjamin sistem cadangan
(backup) beroperasi efektif, membeli perangkat keras dan lunak ,
menyediakan infrastruktur TIK untuk organisasi, dan berkontribusi pada
kebijakan organisasi berkaitan dengan standar kualitas dan perencanaan
strategis.
5. Konsultan Teknologi Informasi (IT Consultant )
Konsultan berperan untuk meningkatkan struktur dan efisiensi dalam
sistem TI organisasi. Konsultan dapat menyediakan panduan strategis
kepada organisasi berbasis teknologi informasi, infrastruktur TI dan
penyediaan proses bisnis utama melalui pengembangan TI.
6. Staf Pendukung Teknis TI (IT Technical Support Officer)
Berperan dalam memonitor dan memelihara sistem komputer dan jaringan
dari sebuah organisasi. Peran ini dapat melibatkan instalasi dan
konfigurasi sistem komputer, diagnosis kesalahan atau kerusakan
perangkat keras atau lunak, dan pemecahan masalah teknis dan aplikasi.
7. Manajer Projek Sistem Informasi (IS Project Manager)
Bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan, eksekusi, dan
penyelesaian sebuah projek sistem informasi. Di antara aktivitasnya
adalah merencanakan projek, bekerja sama dengan pemangku kepentingan dan
anggota tim lainnya, mengelola anggaran dan resiko, mengatur jadwal,
dan mengelola konflik.
8. Manajer Konten Web (Web Content Staff/Manager)
Berperan pada perancangan antar muka pengguna pada perangkat lunak,
meliputi penyiapan antar muka yang inovatif, ramah pengguna (user
friendly), dan usable, dengan panduan, prinsip-prinsip, dan metode yang
sesuai. Desainer juga memahami tren baru dalam menyediakan antar muka
pengguna dengan penerapan teknologi baru.
9. Desainer Antar Muka Pengguna (User Interface Designer)
Bertanggungjawab untuk menyusun dan menyediakan konten untuk layanan
sistem informasi baik berupa situs web, surat menyurat elektronik
(email), maupun media komunikasi online lainnya (termasuk layanan media
sosial)
10. Edukator (Educator)
Berperan dalam mengkaji, mengembangkan, dan mengajarkan pengetahuan,
keterampilan, tradisi dan nilai-nilai keilmuan dan keprofesian kepada
masyarakat. Dosen, guru, dan pelatih termasuk dalam peran ini.
11. Wirausahawan TI (IT Entrepreneur)
Berperan dalam memulai dan mengembangkan wirausaha di bidang yang
berkaitan dengan sistem dan teknologi informasi untuk meningkatkan
kondisi ekonomi, sosial, pendidikan dan lingkungan masyarakat.
Nah sekian prospek-prospek kerja dari lulusan Sistem Informasi dari sekian banyaknya prospek kerja lulusan SI, saya lebih memilih
untuk bekerja sebagai System Analyst.
Sumber: http://blog.ub.ac.id/pungkyfadhli/2013/10/15/prospek-kerja-lulusan-teknik-informatika-sistem-informasi/
Sabtu, 18 Oktober 2014
Sabtu, 03 Mei 2014
Jumat, 02 Mei 2014
Kuis Kelima : Materi Perilaku Produsen
1. Apa yang
dimaksud dengan produsen dan sebutkan pengkaterorian produsen?
Jawab :
Produsen adalah organisasi/kelompok/orang yang
menghasilkan suatu barang/jasa yang mempunyai nilai pakai dan nilai guna untuk
dikonsumsi oleh konsumen. Orang yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa
hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan adalah konsumen.
Kategori
produsen adalah :
1. Orang
perorang
2. Badan
usaha
3. Badan
hukum
4. Bukan
badan hukum
2. Apa yang
dimaksud dengan perilaku produsen ?
Jawab :
Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik
bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha.
Pengusaha
adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko
seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.
Pengusaha berbeda dengan pemilik bisnis kecil atau
manajer. Bila hanya memiliki sebuah usaha dan hanya berusaha mencari
keuntungan, maka orang itu barulah sebatas pemilik bisnis. Bila orang itu hanya
mengatur karyawan dan menggunakan sumber daya perusahaan untuk usaha, maka
orang itu disebut manajer. Pengusaha lebih dari keduanya. Pengusaha berusaha
mendirikan perusahaan yang menguntungkan, mencari dan mengelola sumber daya
untuk memulai suatu bisnis.
3. Apa yang
di maksud dengan fungsi produksi ?
Jawab :
Fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan
(input) dengan keluaran (output). Misalkan kita memproduksi jeans. Dalam fungsi
produksi, jeans itu bisa diproduksi dengan berbagai macam cara. Namun, output
dapat tetap sama bila perubahan satu komposisi diganti dengan komposisi yang lain. Misalnya
penurunan jumlah mesin diganti dengan penambahan tenaga kerja.
4. Apa yang
di maksud dengan least cost combination ?
Jawab :
Least Cost Combination adalah menentukan kombinasi
input mana yang memerluka biaya terendah apabila umlah produksi yang ingin
dihasilkan telat ditentukan. ISoquat atau Isoproduct Curve adalah kurva yang
menunjukkan hubungan antara variable dengan tingkat output tertentu. Dalam hal
ini pengusaha masih dapat menghemat biaya untuk menghasilkan produk tertentu
selama nilai input yang digantikan atau disubstitusi masih lebih besar dari
nilai input yang menggantikan atau yang mensubstitusi. Jadi, selama DX2.P2 >
DX1.P1 maka penggantian DX2 oleh DX1 masih menguntungkan.
5.
Bagaimana cara mengoptimalkan produksi ?
Jawab :
Optimalisasi produksi adalah salah satu cara meningkatkan nilai dari suatu prodksi dengan pengarus variable. Cara mengoptimalkan produksi bisa dengan meningkatkan kualitas produksi, jumlah produksi, manfaat produksi, bentuk fisik produksi, dll. Konsep efisiensi dari aspek ekonomis dinamakan konsep efisiensi ekonomis atau efisiensi harga. Dalam teori ekonomi produksi, pada umumnya menggunakan konsep ini. Dipandang dari konsep efisiensi ekonomis, pemakaian faktor produksi dikatakan efisiensi apabila ia dapat menghasilkan keuntungan maksimum. Untuk menentukan tingkat produksi optimum menurut konsep efisiensi tidak cukup hanya dengan mengetahui fungsi produksi.
Langganan:
Postingan (Atom)