Jumat, 02 Mei 2014

Kuis 4 Materi Elastisitas



1. Apa yang dimaksud dengan elastisitas ?

jawab :

Dalam ilmu ekonomi, elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variabel lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.
2. Mengapa elastisitas perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industri?

jawab :

Karena untuk memantau perubahan harga dengan baik dan bisa melihat sejauh mana reaksi konsumen terhadap perubahan harga tersebut.

3. Jelaskan konsep elastisitas harga, silang dan pendapatan ?

jawab :

a.       Elastisitas harga permintaan adalah mengukur tingkat reaksi konsumer terhadap perubahan harga. Elastisitas ini dapat menceritakan pada produsen apa yang terjadi terhadap penerimaan penjualan suatu perusahaan atau industry
b.      Elastisitas Silang (The Cross Price Elasticity of demand)
Elatisitas silang adalah elatisitas yang mengukur tingkat kepekaan perubahan jumlah barang tertentu yang diminta (missal barang x) akibat perubahan harga barang lain.Elatisitas silang berlaku bagi barang-barang subtitusi maupun barang – barang komplementer.
c.       Elastisitas Pendapatan (The Income Elasticity of Demand)
Suatu perubahan (peningkatan/penurunan) daripada pendapatan konsumer akan berpengaruh terhadap permintaan berbagai barang, besarnya pengaruh perobahan tersebut diukur dengan apa yang disebut elastisitas pendapatan.
4. Faktor apa yang menentukan tingkat elastisitas ?

jawab:

Faktor – faktor yang mempengaruhi elastisitas harga :
a. Tingkat subtitusi : makin sulit mencari subtitusi suatu barang,permintaan makin inelastic
b. Jumlah pemakai : makin banyak jumlah pemakai akan suatu barang makin inelastic
c. Proporsi kenaikan harga terhadap pendapatan konsumen : bila proporsi tersebut besar,maka       permintaan cenderung lebih elatisitas
d. Jangka waktu : jangka waktu permintaan atas suatu barang juga mempunyai pengaruh terhadap elastisitas harga
5. Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas ?

jawab :


Konsep Dasar Elastisitas menurut saya merupakan salah satu konsep penting untuk memahami beragam permasalahan di bidang ekonomi. Dalam bidang perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk memahami dampak dari suatu kebijakan. Contoh, Pemerintah Daerah dapat kenaikan pajak atau subsidi terhadap pendapatan daerah, tingkat pelayanan masyarakat, kesejahteraan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan investasi, dan indikator ekonomi lainnya dengan menggunakan pendekatan elastisitas.

Tulisan Keempat Sistem Perkonomian

Tulisan Keempat by Dicky Yoga Prasetyo

Tulisan Ketiga Sistem Perekonomian

Tulisan Ketiga Sistem Perkonomian Mata Kuliah. by Dicky Yoga Prasetyo

Kuis 3: Materi Perilaku Konsumen


1.     Apa yang dimaksud perilaku konsumen?
Jawab: Perilaku Konsumen merupakan suatu factor factor atau aktivitas yang terjadi pada lingkungan yang berpengaruh terhadap suatu pencarian, pemilihan, pembelian produk akan suatu kebutuhan yang diinginkan, dan konsumen pun sebagai titik dasar dari keputusan terhadap pembelian suatu produk tersebut.

2.      Mengapa perilaku konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industri?
Jawab: Menurut saya, karena suatu Perusahaan dituntut berusaha untuk dapat memahami perilaku konsumen terhadap pembelian yang diinginkan konsumen. Karena banyaknya persaingan yang dihadapi suatu perusahaan sangat besar dan mempengaruhi kebutuhan konsumen dilingkungan produk.

3.      Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen?
Jawab: Terdapat tiga pendekatan dalam perilaku konsumen yaitu:
  1. Pendeketan Pertama adalah Pendekatan Interpretif. Pendekatan ini dibahas secara mendalam dalam suatu perilaku konsumen dan hal-hal yang mendasarinya. Pendekatan ini dilakukan dengan cara melakukan suatu wawancara panjang untuk memahami makna dari sebuah produk dan jasa bagi konsumen. Apa yang dirasakan dan dialami oleh konsumen saat membeli dan menggunakan produk yang dipakainya.
  2. Pendetakan Kedua adalah Pendekatan Tradisional. Pendekatan ini mendasari suatu teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, social dan behavioral serta dari Ilmu Sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan suatu teori dan metode ini untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan konsumen. Pendekatan ini dilakukan dengan cara melalui suatu eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat suatu keputusan, dan pengaruh lingkungan social terhadap perilaku konsumen.
  3. Pendekatan Ketiga adalah Sains Marketing. Pendekatan ini mendasari pada suatu teori dan metode dari Ilmu Ekonomi dan Statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model Matematika. Berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh startegi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi,
    yang dikenal sebutan Moving Rate Analysis.

Dari ketiga pendekatan ini yaitu sama-sama memiliki nilai, tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Maka sebuah perusahaan bisa saja menggunakan salah satu dari pendekatan atau menggunakan semua pendekatan tersebut, tergantung apa permasalahan yang dihadapi oleh suatu perusahaan.

4.      Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen?
Jawab: Terdapat 4 factor internal yang menentukan terhadap perilaku konsumen yaitu: 
  1. Motivasi merupakan suatu masukan atau dorongan yang timbul dalam diri manusia untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
  2. Persepsi merupakan suatu proses manusia untuk menapresiasikan kesan-kesan apa yang dirasakannya untuk memberikan arti pada lingkungannya.
  3. Pembentukan sikap merupakan suatu penilaian yang ada dalam diri manusia yang memcermikan sikap suka atau tidak suka terhadap akan suatu hal.
  4. Integrasi merupakan suatu sikap yang diambil untuk membulatkan tekad seseorang terhadap suatu hal yang diinginkan.

Terdapat 5 factor eksternal yang menentukan terhadap perilaku konsumen yaitu:
  1. Budaya merupakan suatu kumpulan nilai atau symbol-simbol lain membantu seseorang untuk berkomunikasi pada lingkungannya.
  2. Entesitas merupakan suatu elemen yang penting dalam menentukan suatu budaya dan memprediksi keinginan dan perilaku konsumen.
  3. Kelas sosial merupakan divisi yang bersifat relative permanen dalam suatu kumpulan social dimana individu atau keluarga saling bertukar nilai atau gaya hidup dan perilaku yang sama.
  4. Keluarga merupakan sekelompok dua atau lebih individu yang mempunyai hubungan darah dalam pernikahan yang tinggal berdampingan.
  5. Personal merupakan seseorang atau sekelompok orang yang mempengaruhi perilaku individu secara signifikan.





5.      Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen?
Jawab: Dalam menyikapi masalah ekonomi, konsumen sebaiknya tidak terburu-buru terpengaruh dalam menginginkan sesuatu yang sesaat, telitilah sebelum membeli suatu barang atau produk yang akan dibeli. Apakah produk tersebut yang akan dibeli termasuk dalam daftar kebutuhan dan keinginan kita atau bermanfaat untuk kebutuhan kehidupan kita. Selain itu mengurangi pembelian barang atau produk yang tidak bermanfaat atau tidak perlu dalam kehidupan kita untuk mengurangi pengeluaran.

Selasa, 29 April 2014

Kuis 2: Materi Permintaan dan Penawaran

1.) Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
Jawab:
* Permintaan (Demand),Banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar tertentu dengan tingkat harga tertentu pada tingkat pendapatan tertentu dan dalam periode tertentu.
* Penawaran (Supply,)Banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar tertentu, pada periode tertentu, dan pada tingkat harga tertentu

2.) Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
Jawab :
• Hukum Permintaan “Jika harga semakin murah maka permintaan dan pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.” Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap). • Hukum Penawaran “Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan.” Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang mempengaruhi penawaran tidak berubah (ceterius paribus).
3. Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
Jawab :
Faktor-faktor Hukum Permintaan
a. Perilaku konsumen/selera konsumen
b. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
c. Pendapatan/penghasilan konsumen
d. Perkiraan harga di masa depan
e. Banyaknya/ intensitas kebutuhan konsumen
Faktor-faktor Hukum Penawaran
a. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
b. Tujuan perusahaan
c. Pajak
d. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
e. Prediksi/ perkiraan harga di masa depan

4. Factor apa saja yang dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ?
jelaskan ! Jawab :
o Hukum Permintaan, yaitu perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan factor ceteris paribus
o Hukum Penawaran adalah cateris paribus seperti perubahan teknik produksi, harga barang yang terkait, biaya produksi dan harga input.

5. Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hukum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri ) Tabel Penentuan Harga Keseimbangan.

Minggu, 27 April 2014

Tulisan 2

Pengertian Hukum Permintaan dan Penawaran by Dicky Yoga Prasetyo

Kuis Teori Organisasi Umum 2 : Materi Ruang Lingkup Ekonomi

Soal:

1.) Jelaskan tentang definisi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3 definisi ) ?
Definisi Ekonomi
•         Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasaYunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau “manajemen rumah tangga."
Definisi ekonomi menurut beberapa ahli:

 •         Adam Smith
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan Negara

•         Abraham Maslow
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.


Definisi Perekonomian
•         Perekonomian adalah sistem ideologi, manajemen sumber daya, dan pilihan kebijakan yang berhubungan dengan aktivitas ekonomi suatu Negara untuk mengalokasikan sumber daya dalam menjalankan pemerintahan.
•         Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut.
•         Bidang perekonomian merupakan suatu bidang kegiatan manusia dalam rangka mencukupi kebutuhannya disamping alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Hal tersebut dalam ilmu ekonomi menyangkut berbagai bidang antara lain permintaan, penawaran, produksi, distribusi barang dan jasa.

 2.) Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? jelaskan !

1.       Pokok Masalah Ekonomi Klasik
Masalah pokok ekonomi klasik adalah masalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang sederhana.Permasalahan ekonomi klasik ini dapat digolongkan menjadi tiga macam :
1. Masalah Produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda ( barang dan jasa ) yang dibutuhkan oleh orang banyak.
2. Masalah Distribusi adalah bagaimana supaya benda-benda tersebut bisa sampai ketangan konsumen yang membutuhkan.
3. Masalah Konsumsi adalah apakah benda pemuas kebutuhan yang diproduksi memang benda yang dapat dimiliki oleh konsumen

Masalah pokok modern adalah masalah ekonomi yang semakin luas dan rumit akibat meningkatnya peradaban manusia. Permasalahan ekonomi ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam antaralain :
1. Apa (what) adalah barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah berapa, harus ditentukan.
2. Bagaimana (how) adalah bagaimana proses produksi akan dilakukan.
3. Siapa (who) adalah siapa yang akan melakukan produksi.
4. Untuk Siapa (for whom) adalah untuk siapakah barang dan jasa yang dihasilkan itu.

3.) Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme  harga ?

            PENGARUH MEKANISME HARGA
Krisis finansial global yang terjadi sejak akhir tahun 2007 telah mengakibatkan perlambatan ekonomi global secara bertahap. Diperkirakan daya beli masyarakat menurun. Banyak pihak yang mengatakan bahwa krisis hanya terjadi pada negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun perlu diingat bahwa sebagian negara yang kekuatan pasarnya sedang tumbuh (energing market) menguasai 60% pangsa pasar ekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara maju. Karena itu, jika terjadi penurunan permintaan, pasti akan berdampak pada permintaan barang-barang dari negara yang sedang tumbuh (emerging countries). Tentu hal ini akan berakibat pada menurunnya kinerja berbagai sektor usaha, khususnya industri.
Harapan untuk segera terlepas dari himpitan krisis ekonomi yang terjadi sejak akhir tahun 2007 nampaknya bukan merupakan sesuatu yang berlebihan. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator ekonomi, seperti tingkat suku bunga perbankan yang terus menurun, meningkatnya suku bunga SBI, inflasi yang semakin terkendali serta transaksi di bursa efek yang semakin bergairah. Kondisi tersebut setidaknya dapat ditangkap sebagai sinyal bahwa indonesia sudah memasuki tahap recovery atau kebangkitan. Memang masih banyak faktor lain yang mempengaruhi sekaligus menentukan tingkat prosentase pemulihan ekonomi dan tingkat suku bunga bank, inflasi serta kondisi bursa efek pada umumnya dapat dijadikan barometer.

4.) Apa yang dimaksud dengan system perekonomian ?

          Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.

5.) Jelaskan system ekonomi yang berkembang saat ini ?

Perkembangan Sistem Perekonomian Indonesia

1. Sistem Ekonomi Demokrasi
Indonesia mempunyai landasan idiil yaitu Pancasila dan landasan konstitusional yaitu UUD 1945. Oleh karena itu, segala bentuk kegiatan masyarakat dan negara harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian yang ada di Indonesia juga harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disusun untuk mewujudkan demokrasi ekonomi dan dijadikan dasar pelaksanaan pembangunan ekonomi. Sistem perekonomian Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disebut sistem ekonomi demokrasi. Dengan demikian sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah.
Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

2. Sistem Ekonomi Kerakyatan
Sistem ekonomi kerakyatan berlaku di Indonesia sejak terjadinya Reformasi di Indonesia pada tahun 1998. Pemerintah bertekad melaksanakan sistem ekonomi kerakyatan dengan mengeluarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/1999, tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara yang menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan. Pada sistem ekonomi kerakyatan, masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.